Komposisi dan Invers Fungsi

Komposisi dan Invers Fungsi
Bab · Fungsi

Komposisi dan Invers Fungsi

Rangkuman materi lengkap: mengenal fungsi, domain–kodomain–range, operasi aljabar dan komposisi fungsi, hingga fungsi invers — lengkap dengan contoh soal dan latihan.

f

x dipetakan oleh fungsi f ke y = f(x) — gagasan inilah yang mendasari seluruh bab ini.

BAGIAN A

Fungsi

  1. Fungsi dan Bukan Fungsi
  2. Domain, Kodomain, dan Range
1

Fungsi dan Bukan Fungsi

Fungsi merupakan relasi yang memiliki sifat-sifat khusus. Sifat-sifat fungsi dari himpunan A ke himpunan B sebagai berikut.

  • Setiap anggota A mempunyai pasangan anggota B.
  • Setiap anggota A mempunyai pasangan tepat satu anggota B.

Coba cermati relasi yang disajikan dalam bentuk diagram panah berikut.

Empat diagram panah relasi (i), (ii), (iii), (iv)
  • Relasi (i) merupakan fungsi karena setiap anggota A mempunyai pasangan anggota B dan setiap anggota A mempunyai pasangan tepat satu anggota B.
  • Relasi (ii) merupakan fungsi karena setiap anggota A mempunyai pasangan anggota B dan setiap anggota A mempunyai pasangan tepat satu anggota B.
  • Relasi (iii) bukan fungsi karena ada anggota A yang tidak mempunyai pasangan anggota B.
  • Relasi (iv) bukan fungsi karena ada anggota A yang mempunyai pasangan lebih dari satu anggota B.

Fungsi dinotasikan dengan huruf kecil seperti f, g, atau h. Suatu fungsi dari himpunan A ke himpunan B dinotasikan f: A → B dibaca fungsi f memetakan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B. Fungsi f yang memetakan x anggota himpunan A ke himpunan B dinotasikan sebagai f: x → y atau f: x → f(x) atau f: x → y = f(x).

Diagram panah fungsi f dari A ke B
  • f: x → y dibaca f memetakan x ke y.
  • f: x → f(x) dibaca f memetakan x ke f(x).
  • f: x → y = f(x) dibaca f memetakan x ke y = f(x).

Fungsi f pada diagram panah memetakan x ∈ A ke y ∈ B. Variabel y disebut bayangan/peta/nilai fungsi dari x yang dirumuskan y = f(x), sedangkan x disebut prapeta y.

Sebagai contoh fungsi f: x → 2x – 1 dapat dinyatakan dengan persamaan fungsi f(x) = 2x – 1. Pada fungsi f(x) = 2x – 1 dapat ditentukan nilai fungsi dan prapeta untuk setiap nilai x pada daerah asal {x | 1 ≤ x ≤ 2, x anggota bilangan bulat}.

Tabel nilai fungsi f(x) = 2x - 1 dan prapetanya
2

Domain, Kodomain, dan Range

  • Domain atau daerah asal: himpunan yang anggotanya terdiri atas unsur-unsur pertama suatu relasi.
  • Kodomain atau daerah kawan: himpunan yang anggotanya terdiri atas unsur-unsur kedua suatu relasi.
  • Range atau daerah hasil: himpunan yang anggotanya terdiri atas unsur-unsur kedua yang memiliki pasangan dengan unsur-unsur pertama suatu relasi.

Perhatikan diagram panah suatu fungsi berikut.

Diagram panah fungsi f dari A ke B dengan C bagian dari B

Diagram panah tersebut menggambarkan fungsi yang memetakan x anggota A ke y anggota B. Notasi fungsinya dapat dituliskan sebagai berikut.

Notasi f : x -> y atau f : x -> f(x)

Dibaca: fungsi f memetakan x anggota A ke y anggota B.

  • Himpunan A merupakan domain atau daerah asal.
  • Himpunan B merupakan kodomain atau daerah kawan.
  • Himpunan C bagian dari himpunan B merupakan range atau daerah hasil.
Contoh Soal

Diketahui himpunan A = {x | 0 < x ≤ 10, x bilangan prima} dan B = {x | 0 < x ≤ 15, x bilangan cacah}. Fungsi f: A → B ditentukan oleh rumus f(x) = 2x – 3. Tentukan domain, kodomain, dan range fungsi f.

Jawaban

a. Domain = A = {x | 0 < x ≤ 10, x bilangan prima} = {2, 3, 5, 7}
Jadi, domain fungsi f(x) adalah {2, 3, 5, 7}.

b. Kodomain = B = {x | 0 < x ≤ 15, x bilangan cacah} = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15}
Jadi, kodomain fungsi f(x) adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15}.

c. Rumus fungsi f adalah f(x) = 2x – 3.
Untuk x = 2 diperoleh f(2) = 2(2) – 3 = 1.
Untuk x = 3 diperoleh f(3) = 2(3) – 3 = 3.
Untuk x = 5 diperoleh f(5) = 2(5) – 3 = 7.
Untuk x = 7 diperoleh f(7) = 2(7) – 3 = 11.
Range = R = {1, 3, 7, 11}
Jadi, range fungsi f(x) adalah {1, 3, 7, 11}.

✎ Latihan Soal
Soal latihan 1
Soal latihan 2

Jika daerah asal fungsi tidak diketahui, daerah asal f ditentukan semua himpunan bilangan real yang mungkin sehingga daerah hasilnya adalah bilangan real (fungsi terdefinisi pada bilangan real). Daerah asal seperti ini sering disebut daerah asal alami atau domain natural. Selanjutnya, daerah asal alami sering disebut dengan daerah asal.

a. Daerah Asal Alami Fungsi Irasional

Fungsi f(x) = akar p(x) terdefinisi pada bilangan real jika p(x) ≥ 0.

Daerah asal alami fungsi f(x) = akar p(x) adalah {x | p(x) ≥ 0, x ∈ R}.

b. Daerah Asal Alami Fungsi Rasional

Fungsi f(x) = p(x)/q(x) terdefinisi pada bilangan real jika q(x) ≠ 0.

Daerah asal alami fungsi f(x) = p(x)/q(x) adalah {x | q(x) ≠ 0, x ∈ R}.

Contoh Soal Soal daerah asal
Jawaban Jawaban daerah asal
✎ Latihan Soal
Soal latihan daerah asal 1
Soal latihan daerah asal 2
BAGIAN B

Komposisi Fungsi

  1. Penjumlahan dan Pengurangan Fungsi
  2. Perkalian dan Pembagian Fungsi
  3. Komposisi Fungsi
1

Penjumlahan dan Pengurangan Fungsi

Jika f dan g merupakan fungsi, berlaku sifat-sifat aljabar fungsi sebagai berikut.

Penjumlahan fungsi dan pengurangan fungsi

Pada operasi penjumlahan fungsi berlaku sifat komutatif dan sifat asosiatif.

Sifat komutatif dan asosiatif penjumlahan fungsi

Bagaimana cara menentukan daerah asal fungsi pada operasi penjumlahan dan pengurangan? Diketahui f dan g merupakan fungsi dengan Df menyatakan daerah asal fungsi f dan Dg menyatakan daerah asal fungsi g. Daerah asal pada operasi penjumlahan dan pengurangan fungsi sebagai berikut.

Daerah asal fungsi f+g dan f-g
Contoh Soal 1Soal contoh 1 penjumlahan fungsi
JawabanJawaban contoh 1 penjumlahan fungsi
Contoh Soal 2Soal contoh 2 pengurangan fungsi
JawabanJawaban contoh 2 pengurangan fungsi
✎ Latihan Soal
Soal latihan penjumlahan pengurangan fungsi
2

Perkalian dan Pembagian Fungsi

Jika f dan g merupakan fungsi, berlaku sifat-sifat aljabar fungsi sebagai berikut.

Perkalian fungsi dan pembagian fungsi

Pada operasi perkalian fungsi berlaku sifat komutatif dan sifat asosiatif.

Sifat komutatif dan asosiatif perkalian fungsi

Bagaimana cara menentukan daerah asal fungsi pada operasi perkalian dan pembagian? Diketahui f dan g merupakan fungsi dengan Df menyatakan daerah asal fungsi f dan Dg menyatakan daerah asal fungsi g. Daerah asal hasil operasi perkalian dan pembagian fungsi sebagai berikut.

Daerah asal fungsi f kali g dan f bagi g
Contoh Soal 1Soal contoh 1 perkalian fungsi
JawabanJawaban contoh 1 perkalian fungsi
Contoh Soal 2Soal contoh 2 pembagian fungsi
JawabanJawaban contoh 2 pembagian fungsi
✎ Latihan Soal
Soal latihan 1 perkalian pembagian fungsi
Soal latihan 2 perkalian pembagian fungsi
3

Komposisi Fungsi

Jika f dan g fungsi dan Rf ∩ Dg ≠ ∅ maka terdapat suatu fungsi h dari himpunan bagian Df ke himpunan bagian Rg yang disebut fungsi komposisi f dan g (ditulis: g o f dan dibaca: g bundaran f) yang ditentukan dengan h(x) = (g o f)(x) = g(f(x)).

Daerah asal fungsi komposisi f dan g adalah Dg o f = {x ∈ Df | f(x) ∈ Dg} dengan Df menyatakan daerah asal fungsi f; Dg menyatakan daerah asal fungsi g; Rf menyatakan daerah hasil fungsi f; dan Rg menyatakan daerah hasil fungsi g.

Diagram panah komposisi fungsi g bundaran f

Misalkan pada (g o f)(x) = g(f(x)) mula-mula x anggota A dipetakan oleh fungsi f ke y = f(x), lalu y dipetakan oleh fungsi g ke z = g(y) = g(f(x)). Komposisi (g o f)(x) disajikan pada diagram panah di atas.

Diketahui f, g, dan h suatu fungsi dan I(x) = x suatu fungsi identitas. Jika Rh ∩ Dg ≠ ∅, Rg ∩ Df ≠ ∅, dan RI ∩ Df ≠ ∅ maka pada operasi komposisi fungsi memiliki sifat-sifat berikut.

a. Pada operasi komposisi fungsi tidak berlaku sifat komutatif, yaitu:

g bundaran f tidak sama dengan f bundaran g

b. Pada operasi komposisi fungsi berlaku sifat asosiatif, yaitu:

Sifat asosiatif komposisi fungsi

c. Pada operasi komposisi fungsi berlaku sifat identitas, yaitu:

Sifat identitas komposisi fungsi
Contoh SoalSoal contoh komposisi fungsi 1
JawabanJawaban contoh komposisi fungsi 1
Contoh SoalSoal contoh komposisi fungsi 2
JawabanJawaban contoh komposisi fungsi 2
✎ Latihan Soal
Soal latihan komposisi fungsi 1
Soal latihan komposisi fungsi 2
Soal latihan komposisi fungsi 3
BAGIAN C

Fungsi Invers

  1. Fungsi Injektif, Surjektif, dan Bijektif
  2. Definisi Invers Fungsi
  3. Fungsi Invers
1

Fungsi Injektif, Surjektif, dan Bijektif

a. Fungsi Injektif (Fungsi Satu-Satu)

Fungsi f dari A ke B merupakan fungsi injektif jika setiap anggota A mempunyai bayangan berbeda anggota B. Perhatikan gambar berikut.

Diagram fungsi injektif f dan bukan injektif g

Fungsi f merupakan fungsi injektif. Sementara itu, fungsi g bukan fungsi injektif karena terdapat dua anggota C yang mempunyai bayangan (kawan) sama anggota D.

b. Fungsi Surjektif (Fungsi Onto)

Fungsi f dari A ke B merupakan fungsi surjektif jika setiap anggota B mempunyai pasangan dengan anggota A. Perhatikan gambar berikut.

Diagram fungsi surjektif f dan bukan surjektif g

Fungsi f merupakan fungsi surjektif. Sementara itu, fungsi g bukan fungsi surjektif karena terdapat anggota D yang tidak mempunyai pasangan anggota C.

c. Fungsi Bijektif (Fungsi Berkorespondensi Satu-Satu)

Suatu fungsi dikatakan fungsi bijektif jika fungsi tersebut merupakan injektif sekaligus surjektif. Perhatikan gambar berikut.

Diagram fungsi bijektif f, bukan bijektif g dan h

Fungsi f merupakan fungsi bijektif. Fungsi g bukan fungsi bijektif karena tidak injektif. Fungsi h bukan fungsi bijektif karena tidak surjektif.

2

Definisi Invers Fungsi

Definisi invers fungsi sebagai pasangan berurutan
Contoh diagram fungsi f(x)=2x dan inversnya g(x)=x/2
Penjelasan invers fungsi f dari diagram panah
3

Fungsi Invers

Invers suatu fungsi belum tentu berbentuk fungsi. Jika invers suatu fungsi merupakan bentuk fungsi, invers tersebut disebut fungsi invers.

Secara umum tidak semua fungsi memiliki invers. Hanya fungsi bijektif yang memiliki fungsi invers. Apa saja sifat-sifat fungsi invers? Fungsi invers memiliki sifat-sifat sebagai berikut.

Sifat-sifat fungsi invers a sampai e

Menentukan invers fungsi dibedakan menjadi dua, yaitu invers fungsi jika diketahui grafiknya dan invers fungsi jika diketahui rumus fungsinya.

a. Invers fungsi jika diketahui grafiknya

Menentukan invers fungsi dari grafik

b. Invers fungsi jika diketahui rumus fungsinya

Langkah-langkah menentukan invers fungsi dari rumus fungsinya
Contoh Soal 1Soal contoh invers fungsi 1
JawabanJawaban contoh invers fungsi 1
Contoh Soal 2Soal contoh invers fungsi 2
JawabanJawaban contoh invers fungsi 2
Contoh Soal 3Soal contoh invers fungsi 3
JawabanJawaban contoh invers fungsi 3
✎ Latihan Soal
Soal latihan invers fungsi 1
Soal latihan invers fungsi 2
Soal latihan invers fungsi 3
↑ Kembali ke peta materi
Rangkuman materi — Komposisi dan Invers Fungsi

Post a Comment

0 Comments